NUANSADIGITAL.COM, Nganjuk (21/4) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Nganjuk secara resmi melakukan kunjungan silaturahim sekaligus audiensi dengan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nganjuk, AKBP Suria Mithah Irawan, pada Selasa, 14 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Markas Kepolisian Resor Nganjuk tersebut menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk mempererat komunikasi lintas sektoral demi menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah di tengah dinamika sosial yang berkembang pasca-agenda nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Nganjuk memberikan apresiasi atas kehadiran pengurus LDII Nganjuk dan menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat penegak hukum dengan organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan. AKBP Suria Mithah Irawan secara eksplisit mengajak seluruh elemen warga LDII untuk proaktif dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Upaya ini dinilai krusial mengingat tantangan keamanan memerlukan deteksi dini yang dimulai dari lingkungan masyarakat paling bawah.
“Kami mengajak seluruh warga LDII untuk membantu tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar wilayah Nganjuk tetap kondusif,” ujar AKBP Suria Mithah Irawan di sela-sela pembicaraan tersebut.
Beliau juga mengungkapkan bahwa dalam dua bulan masa kepemimpinannya, langkah-langkah konsolidasi melalui silaturahim dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan menjadi prioritas utama untuk menyatukan visi pembangunan keamanan di Nganjuk.
Merespons ajakan tersebut, Ketua DPD LDII Nganjuk, Murkani, menyampaikan komitmen organisasi untuk terus berjalan selaras dengan kebijakan kepolisian. Murkani juga melaporkan hasil strategis dari pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X LDII yang baru saja usai digelar pada 7–9 April 2026 di Jakarta. Dalam laporan tersebut, ia menginformasikan penetapan Ketua Umum DPP LDII untuk masa bakti 2026–2031 yang akan membawa arah kebijakan organisasi selama lima tahun ke depan, termasuk penguatan delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa.

Murkani menegaskan bahwa LDII Nganjuk selama ini telah menjalin kerja sama yang erat dengan pihak kepolisian, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat kecamatan melalui jajaran Polsek. Implementasi kerja sama ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pembinaan mental masyarakat hingga pertukaran informasi terkait situasi kamtibmas di akar rumput.
“LDII terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan kepolisian, serta mendukung kegiatan pembinaan masyarakat, termasuk dalam penyampaian informasi terkait situasi kamtibmas,” tegas Murkani.
Lebih lanjut, LDII Nganjuk juga memanfaatkan sarana pengajian rutin sebagai wadah edukasi bagi warganya. Pembinaan tersebut mencakup materi mengenai literasi digital agar warga bijak dalam menggunakan media sosial, serta pemberian pemahaman mendalam mengenai pencegahan paham radikalisme yang dapat mengancam persatuan. Secara teknis, LDII Nganjuk juga berkolaborasi dengan Polres Nganjuk dalam membekali calon mubaligh dan mubalighot secara berkala agar memiliki wawasan kebangsaan dan keamanan yang mumpuni dalam berdakwah. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen kuat untuk melanjutkan program-program kolaboratif yang bermanfaat bagi seluruh warga Kabupaten Nganjuk.


Comment