Daerah
Home / Daerah / Ngopi Bareng FKMJ, LDII Mojoagung Komitmen Jaga Semangat “Seduluran” di Jombang

Ngopi Bareng FKMJ, LDII Mojoagung Komitmen Jaga Semangat “Seduluran” di Jombang

Pimpinan Cabang (PC) LDII Mojoagung menghadiri undangan kegiatan Ngopi Bareng sekaligus Halal Bihalal yang diinisiasi oleh Keluarga Besar Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ)
Pimpinan Cabang (PC) LDII Mojoagung menghadiri undangan kegiatan Ngopi Bareng sekaligus Halal Bihalal yang diinisiasi oleh Keluarga Besar Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ)

NUANSADIGITAL.COM, Jombang (9/4) – Semangat persaudaraan dan toleransi antar-elemen masyarakat di Kabupaten Jombang kembali menguat melalui momentum silaturahmi yang hangat. Pimpinan Cabang (PC) LDII Mojoagung menghadiri undangan kegiatan Ngopi Bareng sekaligus Halal Bihalal yang diinisiasi oleh Keluarga Besar Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ). Acara yang mempertemukan tokoh dari lintas etnis, lintas agama, dan lintas budaya ini dipusatkan di Pondok Pesantren Babussalam, Dusun Kalibening, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, pada Rabu (08/04/2026) malam.

Kehadiran jajaran pengurus PC LDII Mojoagung dalam forum ini merupakan bentuk solidaritas lintas etnis, lintas agama, dan lintas budaya. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, delegasi LDII berbaur dengan para tokoh masyarakat lainnya, menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang bukanlah penghalang untuk duduk bersama demi kemajuan daerah. Forum ini menjadi sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi yang sempat terbatas selama masa kesibukan masing-masing di bulan suci Ramadhan.

Tokoh dari lintas etnis, lintas agama, dan lintas budaya
LDII bersama beberapa tokoh dari lintas etnis, lintas agama, dan lintas budaya

Wakil Bupati Jombang, H. M. Salmanudin Yazid, yang hadir secara khusus mewakili Bupati H. Warsubi, S.H., M.Si., membuka sambutannya dengan penuh kehangatan. Beliau menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh keluarga besar FKMJ dan tamu undangan yang hadir. Gus Salman, sapaan akrabnya, berharap agar nilai-nilai spiritual dan kedisiplinan yang telah ditempa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan dapat ditransformasikan menjadi modal sosial yang solid dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari di wilayah Jombang.

Dalam orasinya, Wakil Bupati Salmanudin memberikan apresiasi terhadap eksistensi FKMJ dan organisasi kemasyarakatan lainnya yang secara konsisten menjaga kerukunan di wilayah Jombang yang sangat majemuk. Beliau menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban daerah tidak mungkin tercapai tanpa adanya kontribusi nyata dari elemen akar rumput. Kerjasama antar-umat beragama yang harmonis selama ini telah menjadi fondasi utama yang memungkinkan roda pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Jombang dapat berjalan dengan lancar dan tanpa gejolak yang berarti.

Jajaran pengurus PC LDII Mojoagung
Jajaran pengurus PC LDII Mojoagung

Di sela-sela kegiatan tersebut, Ketua PC LDII Mojoagung, Abdul Rozak, memberikan pandangannya mengenai pentingnya merawat tenun kebangsaan di tingkat lokal. Menurutnya, acara seperti “Ngopi Bareng” ini adalah manifestasi dari kearifan lokal yang efektif untuk mencairkan sekat-sekat perbedaan. Ia menilai bahwa tantangan di masa depan akan semakin kompleks, sehingga sinergi antar-lembaga keagamaan dan kemasyarakatan menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di Kecamatan Mojoagung.

Standardisasi Mutu Sekolah, Muhammadiyah Balanced Scorecard Resmi Diterapkan di Yogyakarta

Abdul Rozak juga menekankan betapa krusialnya nilai toleransi sebagai napas dalam berinteraksi antar-warga. “Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen LDII untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Toleransi bukan sekadar hidup berdampingan, tetapi bagaimana kita bisa saling mendukung dan menjaga perasaan satu sama lain dalam bingkai persaudaraan. Masyarakat Jombang sudah memiliki fondasi yang kuat dalam hal keguyuban, dan tugas kita bersama adalah memastikan semangat ini tetap lestari agar pembangunan daerah berjalan tanpa hambatan konflik sosial,” tegasnya dengan penuh optimisme.

Salah satu hiburan Pencak Bondan dari Putro Wayah Mojopahit
Salah satu hiburan Pencak Bondan dari Putro Wayah Mojopahit

Lebih lanjut, Bupati melalui perwakilan pemerintah daerah menitipkan pesan agar FKMJ dan seluruh ormas yang hadir, termasuk LDII, mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam hal komunikasi publik. Di tengah derasnya arus informasi digital, organisasi masyarakat diharapkan mampu berperan sebagai filter untuk meluruskan berbagai disinformasi atau berita bohong yang dapat memicu perpecahan. Dengan komunikasi yang tersinergi, diharapkan segala potensi konflik dapat dideteksi dan diredam sejak dini demi mewujudkan visi Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua.

Acara yang berlangsung hingga larut malam ini juga dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam, KH. Sa’durrohim Yazid, M.Pd., yang bertindak sebagai tuan rumah, serta Ketua FKMJ H. Achmad Suudi. Kehadiran jajaran Forkopimcam Mojoagung serta berbagai tokoh agama dan masyarakat setempat semakin menambah kekhidmatan acara. Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk tetap konsisten menjaga semangat seduluran (persaudaraan) dan saling menghargai, sehingga Kabupaten Jombang senantiasa berada dalam kondisi yang adem ayem dan guyub rukun.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement