Daerah
Home / Daerah / Gotong Royong Warga LDII Mojoagung Percepat Pengecoran Masjid Al Manshurin Miagan

Gotong Royong Warga LDII Mojoagung Percepat Pengecoran Masjid Al Manshurin Miagan

Semangat kebersamaan terpancar jelas dalam gotong-royong yang dilakukan oleh warga LDII Mojoagung pada Minggu, 10 Mei 2026
Semangat kebersamaan terpancar jelas dalam gotong-royong yang dilakukan oleh warga LDII Mojoagung pada Minggu, 10 Mei 2026

NUANSADIGITAL.COM, Jombang (9/5) – Semangat kebersamaan terpancar jelas dalam gotong-royong yang dilakukan oleh warga LDII Mojoagung pada Minggu, 10 Mei 2026. Puluhan warga bersama tokoh masyarakat berkumpul di Dusun Pandean, Desa Miagan, untuk melaksanakan proses pengecoran Masjid Al Manshurin. Masjid yang menjadi salah satu titik binaan Pimpinan Cabang (PC) LDII Mojoagung ini sedang menjalani tahap renovasi besar guna meningkatkan kapasitas dan kenyamanan fasilitas ibadah bagi masyarakat setempat.

Kegiatan pembangunan ini dilakukan secara swadaya mandiri, mencerminkan nilai luhur gotong royong yang masih terjaga erat di tengah masyarakat. Proses pengecoran dilaksanakan dalam dua tahap, yakni sif pagi dan siang, guna memastikan partisipasi warga tetap maksimal tanpa mengganggu aktivitas rutin mereka. Takmir masjid sekaligus Ketua PAC LDII Miagan, Waidi, menyampaikan bahwa kelancaran agenda ini tidak lepas dari dukungan cuaca yang sangat mendukung serta antusiasme relawan yang luar biasa.

Dalam keterangannya, Waidi menegaskan bahwa percepatan pembangunan ini merupakan prioritas utama agar fungsi masjid sebagai pusat peribadahan dapat segera dioptimalkan. “Kami berharap dengan percepatan pembangunan ini, Masjid Al Manshurin dapat segera difungsikan dan menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi warga sekitar,” ujar Waidi di sela-sela kegiatan. Beliau juga menambahkan bahwa renovasi ini bertujuan menciptakan sarana dakwah yang representatif untuk membina generasi muda agar memiliki karakter profesional religius.

Apresiasi turut disampaikan oleh Ketua PC LDII Mojoagung, Abdul Rozak, beliau mengaku sangat bangga melihat kekompakan yang ditunjukkan oleh warga LDII Mojoagung dalam menyelesaikan rumah ibadah tersebut. Menurutnya, momentum ini merupakan perwujudan nyata dari ajaran Islam yang mengedepankan persaudaraan dan kepedulian sosial.

“Saya sangat terharu melihat kebersamaan warga. Ini bukan sekadar membangun tempat ibadah, tetapi juga mempererat persaudaraan dan menanamkan nilai gotong royong yang merupakan bagian dari ajaran Islam,” tutur Abdul Rozak. Beliau juga menekankan bahwa peran aktif masyarakat dalam pembangunan fisik masjid adalah bentuk kontribusi dalam menciptakan kehidupan beragama yang harmonis dan terintegrasi dengan pembangunan sosial di wilayah Mojoagung.

Standardisasi Mutu Sekolah, Muhammadiyah Balanced Scorecard Resmi Diterapkan di Yogyakarta

Masjid Al Manshurin diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat salat berjamaah, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan interaksi sosial yang memberikan manfaat luas. Melalui inisiatif pembangunan yang mendapat dukungan penuh dari tokoh agama dan perangkat desa ini, LDII Mojoagung terus berkomitmen untuk hadir sebagai motor penggerak kebaikan di tengah lingkungan masyarakat. Pihak panitia pembangunan berharap seluruh tahapan konstruksi dapat berjalan sesuai jadwal demi kenyamanan ibadah umat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement