Nasional
Home / Nasional / Audiensi ke Kemendagri, DPP LDII Siap Transformasikan Pesantren Jadi Pusat Ketahanan Pangan

Audiensi ke Kemendagri, DPP LDII Siap Transformasikan Pesantren Jadi Pusat Ketahanan Pangan

DPP LDII melakukan audiensi resmi dengan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, guna menyampaikan hasil Musyawarah Nasional (Munas) X LDII sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah

NUANSADIGITAL.COM, Jakarta (17/4) – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) melakukan audiensi resmi dengan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, guna menyampaikan hasil Musyawarah Nasional (Munas) X LDII sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak untuk menyelaraskan program strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat yang kini menjadi prioritas pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Polpum Kemendagri, Akmal Malik, memberikan apresiasi terhadap kepengurusan baru DPP LDII pascamunas. Beliau menyoroti karakteristik LDII yang dinilai memiliki keunggulan kompetitif dalam hal implementasi program di lapangan. Menurut Akmal, LDII tidak hanya fokus pada dakwah secara lisan atau tulisan, tetapi juga menunjukkan kekuatan besar dalam aksi nyata yang menyentuh langsung kepentingan publik.

Beliau menyatakan, “Ini merupakan kehormatan bagi kami menerima kepengurusan LDII yang baru. Kami mengapresiasi konsep dakwah LDII, khususnya dakwah bil hal yang sangat kuat. Ini yang justru memiliki dampak besar di masyarakat.”

Lebih lanjut, Akmal Malik mendorong adanya kolaborasi teknis yang lebih progresif tanpa harus terjebak dalam birokrasi formal yang berbelit. Beliau mengajak DPP LDII untuk segera menginisiasi proyek percontohan pengelolaan lahan pada komoditas strategis seperti jagung, sorgum, dan padi.

Standardisasi Mutu Sekolah, Muhammadiyah Balanced Scorecard Resmi Diterapkan di Yogyakarta

Baginya, efektivitas sebuah organisasi diukur dari tindakan konkret di tingkat akar rumput. Terkait hal ini, ia menegaskan pentingnya aksi nyata dibandingkan sekadar dokumen administratif dengan menyatakan, “Yang terpenting adalah niat baik dan aksi. Banyak MoU hanya berhenti di atas kertas. Kita ingin langsung bergerak.”

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menyatakan komitmen penuh organisasi untuk menyukseskan program pemerintah melalui delapan program pengabdian LDII untuk bangsa. Dody menjelaskan bahwa LDII telah lama mengembangkan ekosistem kemandirian di lingkungan pesantren melalui program urban farming, smart farming, hingga pengelolaan limbah zero waste. Inisiatif ini dirancang untuk membekali para santri dengan keterampilan hidup yang relevan dengan tantangan zaman.

Dody Taufiq Wijaya menekankan bahwa seluruh upaya ini merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi dalam membangun kedaulatan pangan nasional. Beliau berharap kolaborasi dengan Kemendagri dapat memperluas jangkauan manfaat dari program-program tersebut.

Dalam penutupnya, Dody menegaskan visi keberlanjutan organisasi dengan menyampaikan, “Harapannya, para santri setelah kembali ke masyarakat dapat menerapkan ilmu tersebut dan memberikan manfaat nyata di lingkungannya. Dakwah bil hal harus terus berkelanjutan hingga ke tingkat akar rumput.” Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

Tanpa Antre, Pemulangan Jemaah Haji 2026 Didukung Teknologi Corridor Gate Biometrik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement