NUANSADIGITAL.COM, Jakarta (18/5) – LDII Jombang menyambut baik langkah Kementerian Agama Republik Indonesia yang secara resmi menetapkan awal bulan Zulhijjah 1447 Hijriah melalui Sidang Isbat di Auditorium HM Rasjidi, Jakarta. Berdasarkan hasil kesepakatan sidang tersebut, 1 Zulhijjah ditetapkan jatuh pada Senin, 18 Mei 2026, sehingga Hari Raya Idul Adha akan dirayakan secara serentak oleh umat Islam di Indonesia, termasuk oleh warga LDII Jombang, pada Rabu, 27 Mei 2026. Keputusan penting ini diambil setelah melalui pertimbangan matang terhadap laporan hasil pemantauan hilal yang dilakukan secara objektif dan ilmiah di 88 titik pengamatan di seluruh wilayah Indonesia.
Menteri Agama RI, KH. Nasarudin Umar, menjelaskan bahwa penetapan ini mengintegrasikan data hisab dengan kriteria visibilitas hilal yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Data posisi hilal menunjukkan ketinggian berada di atas ufuk berkisar antara 3 derajat 17:33 hingga 6 derajat 56:58, dengan sudut elongasi antara 8 hingga 10 derajat 37:07. Secara teori, posisi tersebut telah memenuhi kriteria imkan rukyat, dan keberadaan hilal sendiri telah terkonfirmasi terlihat secara langsung di Kabupaten Lamongan. Pemerintah berharap keputusan bersama ini dapat menjadi pedoman bagi seluruh warga negara dalam memulai rangkaian ibadah di bulan Zulhijjah secara serentak demi memperkuat kebersamaan, ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan persatuan bangsa.

Sidang Isbat ini turut dihadiri dan disaksikan oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Komisi VIII DPR RI, jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan Islam, hingga pakar astronomi dari BMKG dan BRIN. Di antara ormas Islam yang aktif berpartisipasi, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) turut menerjunkan timnya untuk melakukan pemantauan hilal di 86 titik strategis di seluruh Indonesia. Kontribusi ini merupakan wujud nyata dari program pembinaan berkelanjutan yang dilakukan LDII melalui Pesantren Rumah Falak sejak tahun 2013, yang kini telah mencetak 101 tim rukyat dengan ratusan anggota bersertifikasi.
Menanggapi hasil Sidang Isbat tersebut, Ketua LDII Jombang, H. Widodo, menyatakan kesiapan seluruh warga di tingkat daerah untuk menyambut momentum hari raya ini dengan penuh khidmat dan kepatuhan terhadap keputusan pemerintah. “Kami di tingkat daerah, khususnya warga LDII Jombang, menyambut baik hasil Sidang Isbat ini dan siap melaksanakan ibadah kurban serta ibadah sunah lainnya secara serentak dan tertib sesuai dengan ketetapan Kementerian Agama demi menjaga kebersamaan umat,” ujar H. Widodo. Dengan adanya koordinasi yang solid antara pemerintah, para pakar astronomi, dan organisasi keagamaan seperti LDII Jombang, pelaksanaan ibadah Zulhijjah tahun ini diharapkan dapat berjalan dengan khusyuk serta semakin mempererat tali persaudaraan sesama umat Muslim di tanah air.


Comment