NUANSADIGITAL.COM, Seoul (3/4) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menerima penghargaan kehormatan tertinggi dari Pemerintah Republik Korea, The Grand Order of Mugunghwa. Tanda kehormatan yang sangat eksklusif ini dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung, dalam sebuah prosesi khidmat bertajuk Friendship Event. Acara tersebut berlangsung di lokasi bersejarah Garden of Sangchungjae, yang terletak di dalam kompleks Istana Kepresidenan Republik Korea, pada Rabu, 1 April 2026.
Penganugerahan ini merupakan salah satu agenda paling prestisius dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Seoul. Kehadiran beliau di Korea Selatan tidak hanya bertujuan untuk memperkuat diplomasi ekonomi dan pertahanan, tetapi juga menjadi simbol kedekatan personal dan institusional antara pemimpin kedua negara yang kian solid dalam beberapa tahun terakhir.
The Grand Order of Mugunghwa sendiri bukanlah penghargaan sembarangan. Sebagai penghargaan nasional tertinggi di Republik Korea, tanda jasa ini memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam protokol kenegaraan mereka. Secara tradisi, penghargaan ini hanya diperuntukkan bagi Presiden Republik Korea beserta pasangan mereka, serta para Kepala Negara atau mantan Kepala Negara asing yang dianggap sebagai sahabat sejati rakyat Korea.
Keputusan Pemerintah Republik Korea untuk memberikan penghargaan ini kepada Presiden Prabowo didasari oleh apresiasi atas visi dan peran aktif beliau dalam menaikkan level hubungan bilateral. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, hubungan Indonesia dan Korea Selatan berhasil ditingkatkan statusnya menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership, sebuah tingkatan kemitraan yang mencakup kerja sama luas mulai dari teknologi tinggi hingga stabilitas keamanan kawasan.
Secara teknis, penghargaan yang disematkan kepada Presiden Prabowo mencerminkan kemegahan dan penghormatan tinggi. Atribut kehormatan tersebut terdiri dari collar atau kalung yang melingkar di leher, badge berupa pita selempang, star atau bros besar yang dipasang di dada, serta lapel badge atau pin kecil. Seluruh perangkat penghargaan ini dibuat dengan ketelitian tinggi dari material logam mulia yang dihiasi dengan berbagai batu permata berharga.
Sejarah mencatat bahwa sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1949, The Grand Order of Mugunghwa hanya diberikan kepada tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh luar biasa di panggung dunia. Hingga saat ini, tercatat baru sekitar 100 tokoh yang pernah menerimanya. Dengan diterimanya penghargaan ini, nama Presiden Prabowo kini bersanding dengan deretan pemimpin besar dunia lainnya yang telah mengukir sejarah.

Beberapa penerima sebelumnya mencakup nama-nama besar seperti Presiden pertama Republik Korea Syngman Rhee yang menerimanya pada tahun 1949, hingga pemimpin monarki dunia seperti Raja Hussein dari Yordania dan Ratu Inggris Elizabeth II. Selain itu, tokoh-tokoh modern seperti Emir Qatar Hamad bin Khalifa Al Thani, Raja Belanda Willem-Alexander, serta Presiden Prancis Emmanuel Macron juga tercatat sebagai penerima medali serupa.
Penganugerahan ini juga menjadi sinyal kuat bagi dunia internasional mengenai posisi strategis Indonesia di mata Korea Selatan. Kerja sama kedua negara kini tidak hanya terbatas pada sektor investasi industri, namun telah merambah ke sektor-sektor krusial seperti pengembangan pesawat tempur, energi terbarukan, hingga pembangunan infrastruktur digital yang berkelanjutan.
Melalui momen bersejarah di Garden of Sangchungjae ini, hubungan persahabatan antara Jakarta dan Seoul diharapkan akan semakin kokoh dan memberikan dampak positif yang nyata. Penghormatan yang diterima Presiden Prabowo Subianto menjadi bukti bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra kunci yang sangat dihargai dalam menjaga stabilitas dan kemakmuran di kawasan Asia Pasifik.


Comment