NUANSADIGITAL.COM, Lombok Barat (22/2) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), resmikan 41 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program MBG tahap keempat di Pondok Pesantren Darul Quran Bengkel, Labuapi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (21/2/2026).
Hingga saat ini, tercatat sekitar 200 unit SPPG telah resmi beroperasi, sementara ratusan unit lainnya masih dalam proses administratif pada sistem Badan Gizi Nasional. Gus Yahya menaruh harapan besar agar target 1.000 SPPG yang telah direncanakan bersama Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, dapat segera terealisasi untuk memperluas jangkauan manfaat program.
Gus Yahya juga menegaskan bahwa murid, santri, dan para penerima manfaat program bukan sekadar angka statistik. Menurutnya, aspek kebersihan dan keamanan pangan harus dijaga secara serius agar tidak ada anak yang mengalami hal tidak diinginkan saat menerima manfaat program tersebut.
“Jangan sampai seorang pun di antara anak-anak kita mengalami sesuatu yang tidak diinginkan dalam menerima manfaat program MBG ini. Ini masa depan kita bersama,” tegas Gus Yahya.
Sebanyak 41 unit SPPG yang baru diresmikan ini mencakup berbagai wilayah strategis, mulai dari Nusa Tenggara Barat hingga sejumlah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Momentum ini menandai peresmian tahap keempat setelah rangkaian kegiatan serupa sukses dilaksanakan di Cirebon, Jember, dan Batang. Langkah konsisten ini menunjukkan progresivitas PBNU dalam mendukung agenda strategis pemerintah melalui penyediaan infrastruktur pemenuhan gizi yang terstandarisasi.
Sebelum peresmian di Lombok Barat, PBNU juga telah mengaktifkan 69 unit SPPG di lingkungan pesantren dan satuan pendidikan Nahdlatul Ulama yang berpusat di Pondok Pesantren Al Hasani Sikebo, Batang, Jawa Tengah, pada akhir Desember 2025.
Gus Yahya menegaskan, langkah tersebut menjadi wujud komitmen NU untuk terlibat aktif dalam pelaksanaan program strategis nasional di bidang pemenuhan gizi. “NU sejak awal berkomitmen tidak sekadar mendukung, tetapi terlibat langsung dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” pungkasnya.


Comment