NUANSADIGITAL.COM, Jakarta (29/4) – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, secara resmi menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus DPP LDII di Kantor Kemenko Pangan, Graha Mandiri, Jakarta, pada Selasa (28/4). Pertemuan ini menjadi momentum krusial dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan guna menjawab tantangan sektor pangan yang masih menjadi penyumbang signifikan terhadap angka kemiskinan di tanah air. Dalam pemaparannya, Zulkifli Hasan menekankan bahwa sekitar 30 persen angka kemiskinan di Indonesia berakar dari sektor pangan, sehingga diperlukan langkah kolaboratif yang masif untuk menanggulanginya secara efektif.
Zulkifli Hasan menggarisbawahi bahwa peran ormas seperti DPP LDII sangat vital dalam mengakselerasi program-program pemerintah hingga ke akar rumput. Ia menyatakan secara tegas, “Dukungan dan kerjasama dengan berbagai ormas-ormas, terutama LDII, harapannya dapat mempercepat dan mengentaskan kemiskinan.” Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap kebijakan ketahanan pangan tidak hanya menjadi wacana administratif, tetapi mampu menyentuh aspek ekonomi produktif masyarakat luas.
Merespons ajakan tersebut, Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya menyatakan komitmen penuh organisasinya dalam mendukung penuh program kerja Kemenko Bidang Pangan. Menurut Dody, visi pemerintah saat ini sangat selaras dengan “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”, khususnya pada pilar ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan hidup. Sebagai bukti konkret, LDII telah menginisiasi program kemandirian pangan di lingkungan pondok pesantren dengan membudidayakan sorgum sebagai alternatif bahan pangan berkelanjutan. Dody menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan langkah untuk memperbarui serta memperkuat jalinan kerja sama yang telah terbangun selama ini dengan instansi terkait.

Selain membahas kerja sama sektoral, pertemuan tersebut menjadi ajang perkenalan struktur kepengurusan baru DPP LDII pasca-Musyawarah Nasional X tahun 2026. Dody Taufiq Wijaya memperkenalkan wajah baru organisasi yang mengusung semangat modernitas dan kecepatan dalam merespons dinamika zaman. Mengenai arah gerak organisasi ke depan, Dody mengungkapkan, “Visi dan misi kepengurusan baru ini bergerak lebih cepat, lincah, trengginas, agile dalam menyikapi dinamika geopolitik global yang dinamis.” Langkah awal kepengurusan ini difokuskan pada penguatan silaturahmi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum DPP LDII turut didampingi oleh jajaran pengurus teras, antara lain Bendahara Umum Richan Mudzakar, Koordinator Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Manusia Ivan Hartawan, Koordinator Bidang Pendidikan Keagamaan dan Dakwah Dwi Pramono, Koordinator Bidang LISDAL Dicky Budiman, serta Ketua DPD LDII Kota Solo, M. Zain. Pertemuan ini diharapkan menjadi titik tolak baru bagi penguatan kedaulatan pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat berbasis religi dan kemandirian ekonomi.


Comment