NUANSADIGITAL.COM, Bekasi (19/1) – Wapres Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja mendadak ke lokasi terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Senin (19/1). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh prosedur penanganan darurat berjalan optimal dan logistik bagi warga pengungsi terpenuhi tanpa kendala.
Kehadiran Wapres merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan respons cepat pemerintah dalam melindungi keselamatan warga di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.
Dalam peninjauan di titik-titik pengungsian, Wapres Gibran memberikan arahan kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bekasi agar tidak hanya bekerja di belakang meja. Wapres meminta seluruh jajaran dari tingkat kabupaten hingga desa untuk mendampingi warga secara langsung guna menyerap aspirasi dan kebutuhan mendesak di lapangan.
“Bapak dan Ibu pemimpin di sini, saya minta semuanya turun ke lokasi. Pastikan tidak ada warga yang merasa berjuang sendirian di tengah musibah ini,” tegas Wapres di hadapan para pejabat daerah.

Wapres secara spesifik menekankan bahwa kualitas pelayanan di posko pengungsian harus memenuhi standar kelayakan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Wapres menginstruksikan agar layanan kesehatan tersedia 24 jam di lokasi dan asupan nutrisi terjaga dengan baik.
“Pastikan kesehatan, yakni Penyiagaan tenaga medis untuk mencegah penyakit pascabanjir. Sanitasi, yakni penyediaan air bersih dan pakaian layak, khususnya bagi anak-anak dan bayi. Solusi jangka Panjang, yakni rencana normalisasi sungai,” paparnya.
Selain penanganan darurat, Wapres Gibran juga menyoroti akar permasalahan banjir di wilayah Tambun Utara. Berdasarkan pantauan udara dan laporan lapangan, Wapres mengidentifikasi perlunya perbaikan infrastruktur pengairan yang selama ini menjadi pemicu luapan air ke pemukiman.
“Kita tidak boleh hanya menyelesaikan masalah saat banjir datang. Terkait kondisi sungai tadi, ke depan harus ada normalisasi. Pemerintah pusat akan segera berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan langkah antisipatif jangka panjang agar musibah ini tidak terus berulang setiap tahunnya,” pungkasnya.
Kunjungan ini diakhiri dengan pembagian paket bantuan sembako dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak di pengungsian. Langkah cepat ini menegaskan posisi pemerintah yang proaktif dalam mitigasi bencana dan perlindungan sosial di seluruh pelosok tanah air.


Comment