NUANSADIGITAL.COM, JAKARTA (9/4) – Presiden Prabowo Subianto, mendeklarasikan optimisme tinggi terhadap posisi geopolitik dan ekonomi Indonesia di kancah internasional. Dalam peresmian fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (09/04/2026), Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia kini tengah bertransformasi menjadi kekuatan besar dunia atau yang ia sebut sebagai “Rising Giant”.
Langkah ini menandai babak baru dalam sejarah pembangunan nasional, di mana Indonesia tidak lagi sekadar menjadi penonton dalam dinamika global, melainkan pemain kunci yang didukung oleh kemandirian industri dan hilirisasi energi bersih.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menggarisbawahi bahwa kekayaan alam nusantara adalah modalitas utama dalam menghadapi volatilitas ekonomi global. Meskipun dunia tengah diliputi ketidakpastian, Indonesia dinilai memiliki daya tahan (resiliensi) yang cukup untuk tetap melaju. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya efisiensi dan transisi menuju keberlanjutan.
“Kita harus waspada, tapi kita optimis, kita akan menghadapi tantangan beberapa bulan yang akan datang, tapi kita punya resources, kita punya sumber-sumber yang sangat kuat, sangat banyak, walaupun bagaimana kita harus hemat energi, walaupun bagaimana kita harus sekarang menuju energi yang bersih, energi terbarukan,” ujar Presiden.
Presiden menekankan bahwa kemandirian adalah harga mati bagi sebuah kedaulatan. Baginya, ketahanan nasional tidak akan tercapai tanpa adanya kedaulatan di sektor-sektor strategis, terutama pangan dan energi. Hal ini menjadi relevan mengingat ketergantungan global yang seringkali menjadi titik lemah bagi banyak negara berkembang.
“Negara yang sebesar kita kalau masih mau merdeka, kalau masih mau survive, bertahan hidup, mau tidak mau kita harus mandiri di bidang-bidang yang paling menentukan, yaitu di antaranya yang paling utama tentu pangan, habis itu energi,” ujar Prabowo.
Selain membahas infrastruktur dan ekonomi, Presiden Prabowo secara khusus memberikan pesan penyemangat bagi generasi muda. Ia menepis segala narasi pesimisme yang seringkali menghantui proyeksi masa depan bangsa. Angka pertumbuhan ekonomi yang stabil dan penguatan sektor industri domestik menjadi bukti nyata bahwa fundamental Indonesia sedang berada pada jalur yang tepat.
“Indonesia tidak gelap, Indonesia sangat cerah, kita sangat kuat, makin kuat, pertumbuhan kita baik. Untuk anak-anak muda, masa depan kita cerah,” ungkapnya dengan penuh keyakinan.

Menutup kunjungannya di Magelang, Presiden Prabowo memberikan sinyal kuat bahwa tahun depan akan menjadi titik balik bagi posisi tawar Indonesia di mata dunia. Kehadiran fasilitas kendaraan listrik seperti PT VKTR Sakti Industries hanyalah salah satu dari sekian banyak langkah strategis untuk membuktikan bahwa Indonesia siap beralih ke teknologi masa depan.
Presiden menutup pidatonya dengan pernyataan ikonik dalam bahasa Inggris untuk menegaskan kesiapan Indonesia bersaing di panggung global, “Tahun depan kita akan bikin kejutan untuk seluruh dunia, Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up, we will not be anymore the sleeping giant, we are rising.”
Dengan peresmian ini, Presiden Prabowo berharap sektor transportasi publik beralih sepenuhnya ke energi listrik, guna efisiensi dan menekan emisi karbon sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya domestik yang berkelanjutan.


Comment