Provinsi
Home / Provinsi / Ketua PP Muhammadiyah Resmi Buka OlympicAD VIII 2026 di Makassar

Ketua PP Muhammadiyah Resmi Buka OlympicAD VIII 2026 di Makassar

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Irwan Akib, secara resmi membuka gelaran bergengsi Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII tahun 2026 yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Makassar pada Kamis (12/02/2026)
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Irwan Akib, secara resmi membuka gelaran bergengsi Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII tahun 2026 yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Makassar pada Kamis (12/02/2026)

NUANSADIGITAL.COM, Makassar (13/2) – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Irwan Akib, secara resmi membuka gelaran bergengsi Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII tahun 2026 yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Makassar pada Kamis (12/02/2026). Perhelatan nasional ini dihadiri oleh sedikitnya 8.000 peserta yang berasal dari berbagai lembaga pendidikan Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Irwan Akib menegaskan bahwa OlympicAD VIII bukan sekadar ajang kompetisi untuk mengejar prestasi semata, melainkan merupakan instrumen penting dalam pembentukan karakter dan penguatan silaturahmi bagi kader muda Muhammadiyah.

Irwan berpesan kepada para peserta, yang ia sebut sebagai generasi Dahlan-Walidah muda, agar memanfaatkan ajang ini sebagai sarana mengasah kemampuan diri secara komprehensif.

“Di sinilah Ananda, semua kecerdasan Anda diuji, kreativitas Anda diasah, akhlak mulia ditampilkan, dan persaudaraan dieratkan,” ujar Irwan di hadapan ribuan peserta.

Tahun ini, OlympicAD menghadirkan 35 kategori perlombaan yang dirancang untuk menyiapkan generasi unggul dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Menurut Irwan, masa depan bangsa akan ditentukan oleh kualitas generasi yang memiliki keseimbangan antara iman, intelektual, dan etika.

Weda Hendragiri Terpilih Kembali Nahkodai IPSI Wonogiri Periode 2026–2030 secara Aklamasi

“Indonesia Emas akan diisi oleh generasi yang tangguh, generasi yang mantap keimanannya, generasi yang unggul intelektualnya, generasi yang anggun akhlaknya, serta generasi yang sigap di dalam berkarya,” jelasnya lebih lanjut.

Selain penguasaan ilmu pengetahuan, aspek moral menjadi poin krusial yang ditekankan oleh pimpinan pusat. Beliau mengingatkan bahwa predikat juara tidak akan berarti tanpa adanya kejujuran dan sportivitas.

“Silakan Ananda menjadi juara. Tetapi ingat, kejujuran dan integritas harus menjadi yang utama. Sportivitas harus Ananda junjung tinggi, karena integritas merupakan bagian terpenting dalam penyelenggaraan acara ini,” pungkas Irwan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement