Daerah
Home / Daerah / Gandeng Danone dan UM Kupang, Muhammadiyah Atasi Krisis Air Bersih di Desa Tliu NTT

Gandeng Danone dan UM Kupang, Muhammadiyah Atasi Krisis Air Bersih di Desa Tliu NTT

Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi meresmikan sumber mata air kedua yang diberi nama Oe Upun di Desa Tliu, Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, pada Senin (10/2)
Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi meresmikan sumber mata air kedua yang diberi nama Oe Upun di Desa Tliu, Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, pada Senin (10/2)

NUANSADIGITAL.COM, NTT (11/2) – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi meresmikan sumber mata air kedua yang diberi nama Oe Upun di Desa Tliu, Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, pada Senin (10/2).

Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, menjelaskan bahwa fasilitas ini sepenuhnya diperuntukkan bagi kebermanfaatan masyarakat Desa Tliu. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur atas jangkauan layanan air bersih yang semakin luas.

“Dengan adanya yang kedua ini, baik dengan pertama dan yang kedua itu di angka 238, dari sekitar 250 KK. Alhamdulillah sumber mata air ini sudah melayani sampai lebih dari 500 jiwa,” ujar Yamin.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Timur, Mukhsin Masri, beri apresiasi kepada Suku Ita yang telah mengikhlaskan lahan mereka demi kepentingan umum. Beliau menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial di samping pemanfaatan fasilitas fisik.

“Semoga sumber mata air ini dapat memberi manfaat dengan baik. Di sisi lain juga untuk tetap menjaga solidaritas,” pesan Mukhsin.

Weda Hendragiri Terpilih Kembali Nahkodai IPSI Wonogiri Periode 2026–2030 secara Aklamasi

Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Kupang, Nazaruddin Malik, menyatakan komitmennya untuk membawa dampak lebih lanjut bagi ekonomi lokal.

“Kami berharap Universitas Muhammadiyah Kupang nanti bisa melanjutkannya dengan membangun lingkungan dan ekonomi yang bisa mendorong masyarakat lebih produktif,” tegasnya, mengingat air adalah kebutuhan dasar yang masih menjadi tantangan di beberapa wilayah NTT.

Dari sisi mitra pendukung, Senior Manager Public Affair and Sustainability Danone Indonesia, Firman Kusuma, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin sejak 2023 dan berharap program penyediaan air ini dapat terus dilanjutkan.

Kepala Suku Ita, Semi Ita, yang menyambut rombongan dengan prosesi adat berkuda dan bahasa Banam, turut mengungkapkan kebahagiaannya atas pemanfaatan tanah adat miliknya untuk kepentingan bersama.

“Tentu kami ikut senang, kami memiliki tanah bermanfaat untuk kita-kita semua. Terbantu oleh semua – majelis pemberdayaan Muhammadiyah,” tuturnya.

Kunjungi PKUB Kemenag, Ketua Umum DPP LDII Komitmen Jaga Lingkungan Lewat Dakwah Bilhal

Sumber mata air Oe Upun kini telah terintegrasi dengan sumber mata air lainnya dalam program MPM Feto Mone, menciptakan satu kesatuan sistem pengairan yang diharapkan mampu menuntaskan krisis air bersih bagi masyarakat setempat secara permanen.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement